I am a journalist, working for Borneo Tribune in West Borneo. Wisnu Pamungkas adalah nama pena saya. I used to work for Harian Equator in Pontianak, ford pondation dan menulis puisi dan sejumlah cerpen.
Menulis adalah nafas saya, yang apa bila dirampas akan mengakibatkan saya cepat mati.

Mengapa Saya Menulis?
Karena Saya journalist, maka saya menulis, bukan ngecap di warung kopi! Menulis adalah semacam peringatan, bahwa saya (semoga saja ini tak termasuk narsis) pernah menjadi pelaku sejarah di tempat ini. Saya menulis juga supaya tidak lupa, supaya tidak berdosa kepada anak-cucu dan pembaca. Saya menulis untuk membebaskan diri dari syak wasangka sejarah. Saya menulis untuk keseimbangan ruhani, untuk sesuatu yang tak terpikirkan saat ini. Meskipun menulis adalah sebuah ritual yang mahal bagi saya, tapi menulis adalah suatu upaya saya untuk setia, jujur dan tidak congkak. Dengan menulis, saya berharap akan selamat dari perangkap Bima Sakti. ***
Make a Free Website with Yola.